MAGELANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Magelang bekerja sama dengan Bank Jateng sukses menggelar Magelang Economic & Business Forum (MEBF) 2026. Acara yang berlangsung di Borobudur Hall, Hotel Puri Asri Magelang pada Jumat (4/9/2026) ini menjadi ruang strategis untuk menggali potensi bisnis serta memacu pertumbuhan investasi daerah.
Forum ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda), serta jajaran Pemerintah Kota Magelang. Turut hadir pula perwakilan DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Direktur Bisnis Kelembagaan & UUS Bank Jateng, Pemimpin Bank Jateng se-Wilayah Koordinator Magelang, serta puluhan pelaku usaha dan investor.
Wajib Gandeng UMKM Lokal
Sebagaimana dilansir dari Magelang Ekspres, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan bahwa Pemerintah Kota Magelang mensyaratkan setiap penanaman modal baru di wilayah ini wajib melibatkan dan menaikkan kelas UMKM lokal. Langkah tersebut diambil agar keberadaan investasi tidak hanya membawa modal besar, tetapi juga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat.
"Dengan demikian, investasi yang masuk tidak berjalan sendiri, tetapi dapat tumbuh bersama potensi ekonomi yang sudah ada," ujar Damar di sela kegiatan MEBF 2026.
Damar menambahkan, Kota Magelang kini mengandalkan perputaran ekonomi dari sektor jasa, perdagangan, pendidikan, hingga pariwisata. Keberadaan perguruan tinggi seperti Universitas Tidar (Untidar) juga dinilai menjadi poros baru pendorong pertumbuhan startup dan inovasi bisnis daerah.
Sinergi Tiga Pilar dan Kepastian Hukum
Guna mendukung kemudahan berinvestasi, Pemkot Magelang menjamin kepastian hukum dan keterbukaan layanan perizinan. Wali Kota meminta DPMPTSP bersama instansi terkait untuk memangkas birokrasi agar proses penanaman modal berjalan lebih transparan dan efisien tanpa mengabaikan regulasi yang berlaku.
Dalam forum ini, pemangku kepentingan lainnya turut menyampaikan kesiapannya:
-
DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah: Memaparkan peta potensi dan peluang investasi unggulan di Jawa Tengah dan Kota Magelang.
-
KADIN: Menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan perbankan guna menciptakan iklim bisnis yang inklusif.
-
Bank Jateng: Menyatakan kesiapan menjadi financial partner utama bagi pelaku usaha dan investor melalui penyediaan skema pembiayaan yang kompetitif.
Berorientasi pada Eksekusi Nyata
Direktur Bisnis Kelembagaan & UUS Bank Jateng menggarisbawahi bahwa forum ini dirancang bukan sekadar agenda seremonial, melainkan harus dilanjutkan dengan eksekusi dan realisasi bisnis konkret oleh seluruh jajaran Bank Jateng dan mitra usaha.
Melalui komitmen "Sinergi, Kolaborasi, Investasi, dan Pertumbuhan", MEBF 2026 diharapkan mampu mewujudkan Kota Magelang sebagai destinasi investasi yang ramah bisnis, inovatif, dan berkelanjutan.