Kesehatan & Medis Ditawarkan

Rumah Sakit Type C

Jl. Gatot Subroto, Jurangombo Selatan, Magelang Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah Dilihat 6 kali Diperbarui 8 jam yang lalu
Nilai Investasi Rp. 300.000.000.000
Skema Kerjasama (KPBU) dengan bentuk Bangun Guna Serah (BGS).
Payback Period 18,19 - 20,46
Estimasi IRR / ROI 7,66% - 9,89%
Rumah Sakit Type C

Deskripsi & Gambaran Proyek

Pengembangan Rumah Sakit Khusus/Rujukan Kanker Tipe C berkapasitas 175 bed merupakan alternatif pemanfaatan lahan aset Pemerintah Kota Magelang seluas 5.417 m² di Jl. Gatot Subroto, Jurangombo Selatan, yang dinilai paling unggul berdasarkan kajian Highest and Best Use (HBU) dan analisis finansial. Proyek ini memiliki estimasi investasi Rp300 miliar, dengan IRR 9,89%, NPV Rp263,03 miliar, B/C Ratio 1,12, dan Payback Period 18,19 tahun, sehingga dinilai feasible dan memiliki potensi menjadi investasi strategis sektor kesehatan di Magelang.
Proyek merupakan rencana optimalisasi lahan aset Pemerintah Kota Magelang Hak Pakai No. 17 seluas 5.417 m² yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Kelurahan Jurangombo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan. Lahan tersebut berada dalam kawasan yang diperuntukkan bagi kegiatan kesehatan sehingga alternatif pemanfaatannya diarahkan pada pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan. Kajian menggunakan pendekatan Highest and Best Use (HBU) yang mempertimbangkan empat aspek utama, yaitu kemungkinan secara fisik, legalitas/peraturan, kelayakan finansial, serta produktivitas maksimum lahan. Dari proses tersebut dikembangkan tiga alternatif, yaitu Rumah Sakit Umum Tipe C 150 bed, Rumah Sakit Umum Tipe C 175 bed, dan Rumah Sakit Khusus/Rujukan Kanker Tipe C 175 bed. Alternatif unggulan adalah Rumah Sakit Khusus/Rujukan Kanker Tipe C 175 bed dengan konsep bangunan sekitar 8 lantai. Proyek dirancang sebagai fasilitas pelayanan kesehatan khusus yang memberikan pelayanan utama pada bidang kanker, sekaligus dapat memiliki pelayanan kesehatan lain sesuai ketentuan. Investasi pembangunan diperkirakan sebesar Rp300 miliar, dengan pelaksanaan investasi selama empat tahun. Model pembiayaan yang disarankan dalam kajian adalah Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), khususnya skema Bangun Guna Serah (BGS) karena kebutuhan investasinya relatif besar.

Keunggulan & Daya Tarik Strategis

Lokasi strategis. Kota Magelang memiliki posisi geografis di tengah Jawa dan berada pada persilangan jalur ekonomi, transportasi, dan pariwisata Semarang–Magelang–Yogyakarta serta Purworejo–Temanggung. Kota Magelang juga ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) Purwomanggung, sehingga memiliki fungsi pelayanan yang tidak hanya melayani masyarakat Kota Magelang tetapi juga kawasan sekitarnya. Lokasi strategis. Kota Magelang memiliki posisi geografis di tengah Jawa dan berada pada persilangan jalur ekonomi, transportasi, dan pariwisata Semarang–Magelang–Yogyakarta serta Purworejo–Temanggung. Kota Magelang juga ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) Purwomanggung, sehingga memiliki fungsi pelayanan yang tidak hanya melayani masyarakat Kota Magelang tetapi juga kawasan sekitarnya. Berbasis aset pemerintah. Proyek menawarkan peluang investasi pada lahan milik Pemerintah Kota Magelang, sehingga investor tidak perlu mencari dan mengakuisisi lahan baru. Pemanfaatan aset diarahkan untuk menghasilkan nilai ekonomi sekaligus mendukung pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kekuatan finansial relatif tinggi. Dari tiga alternatif, rumah sakit khusus kanker memiliki indikator finansial terbaik: IRR 9,89%, NPV Rp263,03 miliar, B/C Ratio 1,12, dan PP 18,19 tahun. Seluruh indikator memenuhi kriteria kelayakan yang digunakan dalam kajian. Daya tarik pelayanan regional. Pengembangan rumah sakit khusus kanker dapat memberikan diferensiasi dibanding rumah sakit umum karena berfokus pada pelayanan spesifik dan berpotensi menjadi fasilitas rujukan. Regulasi yang dikaji juga mengakui kanker sebagai salah satu bidang rumah sakit khusus serta memungkinkan penyelenggaraan pelayanan medik spesialis dan subspesialis sesuai kekhususannya.

Peluang Pasar & Sasaran Konsumen

Pasar utama proyek dapat diarahkan pada kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Magelang sekaligus pasar regional Purwomanggung. Kota Magelang memiliki jumlah penduduk sekitar 122.111 jiwa pada 2019 dan secara geografis berfungsi sebagai pusat pelayanan bagi wilayah di sekitarnya. Data pelayanan kesehatan dalam kajian menunjukkan adanya aktivitas rawat inap yang cukup besar. Pada 2019 tercatat 60.605 pelayanan rawat inap, dengan jumlah terbesar berasal dari penyakit dalam 13.444 kasus, kesehatan anak 11.237 kasus, bedah 8.284 kasus, jantung 4.010 kasus, dan berbagai layanan lainnya. Data tersebut menunjukkan adanya basis permintaan pelayanan kesehatan yang signifikan. Namun, kajian juga mencatat bahwa rasio kecukupan tempat tidur rumah sakit umum terhadap jumlah penduduk Kota Magelang telah terpenuhi. Pada 2019 terdapat 6 rumah sakit umum dan 2 rumah sakit khusus. Karena itu, peluang pasar proyek tidak semata-mata bertumpu pada kekurangan jumlah tempat tidur, tetapi lebih pada pengembangan layanan kesehatan yang spesifik, bernilai tambah, dan memiliki cakupan pelayanan lebih luas, khususnya layanan kanker/rujukan. Kesimpulan peluang pasar: proyek memiliki peluang yang menarik apabila diposisikan sebagai pusat pelayanan kanker/rujukan dengan cakupan regional, bukan sekadar rumah sakit umum baru. Keunggulan lokasi, kesesuaian tata ruang, basis permintaan layanan kesehatan, serta hasil kelayakan finansial menjadikan proyek ini memiliki daya tarik bagi investor/operator rumah sakit yang mampu menyediakan layanan kanker spesialis dan subspesialis.

Spesifikasi Teknis

Sektor Usaha
Kesehatan & Medis
Status Kesiapan
Ditawarkan
Luas Lahan
±5.417 m²
Status Tanah
Pemerintah Kota Magelang – Hak Pakai
Titik Koordinat
-7.4952990, 110.2115080
Fasilitasi Investasi

Tertarik Berinvestasi?

Dapatkan audiensi teknis langsung, fasilitasi insentif daerah, serta kemudahan proses perizinan bersama DPMPTSP Kota Magelang.

Unduh Dokumen Prospektus (PDF) Konsultasi Investasi via WhatsApp

Peluang Investasi Lainnya

Kebun Raya Gunung Tidar Infrastruktur

Kebun Raya Gunung Tidar

± USD 1 Juta
Taman Kyai Langgeng Pariwisata & Hiburan

Taman Kyai Langgeng

Rp 180.423.280.000
Kawasan Sport Center Sanden Infrastruktur

Kawasan Sport Center Sanden

USD 4,3 Juta