Infrastruktur Ditawarkan

Kebun Raya Gunung Tidar

Areal Hutan Kota Gunung Tidar Jalan Dewaruci, Tejosari, Magersari, Magelang Selatan Dilihat 47 kali Diperbarui 3 jam yang lalu
Nilai Investasi ± USD 1 Juta
Skema Kerjasama Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP)
Payback Period 2 Tahun 5 bulan
Estimasi IRR / ROI 50,47%
Kebun Raya Gunung Tidar

Deskripsi & Gambaran Proyek

Kawasan Gunung Tidar memiliki arti penting dalam perkembangan Kota Magelang sebagai sebuah wilayah. Keberadaannya merupakan kekhasan (landmark) yang tidak dimiliki di daerah lain. Dipenuhi pepohonan pinus yang tinggi dan lebat, kawasan ini juga berfungsi sebagai paru-paru kota yang menjadikan iklim di Kota Magelang berhawa sejuk.
Karakteristik paling menonjol di Gunung Tidar adalah nilai historis kawasan yang berhubungan kuat dengan budaya masyarakat Jawa. Kawasan ini disebut juga sebagai “Pakuning Tanah Jowo” atau “De Spijker van Java” yang berarti paku tanah Jawa. Hal ini karena menurut mitos yang berkembang, Gunung Tidar adalah paku atau pasak yang dipasang di tengah-tengah Pulau Jawa agar pulau ini berhenti terombang-ambing di tengah samudra. Dikisahkan pula Gunung Tidar dulunya merupakan kerajaan jin yang dipimpin oleh Kyai Semar. Namun kemudian, seorang ulama Timur Tengah bernama Syekh Subakir dengan pusaka tombaknya bernama Kyai Sepanjang datang menaklukkan Kyai Semar. Kisah ini pun menambah keunikan di kawasan ini, karena dibalik lebatnya pepohonan di Gunung Tidar, terdapat beberapa maqom (petilasan) para tokoh tersebut dan beberapa situs/monumen, antara lain: maqom Syekh Subakir; maqom Kyai Sepanjang; maqom Kyai Semar; monumen Angkatan Militer; monumen Tanah Air; serta tugu dengan 3 huruf aksara Jawa “Sa” dengan makna filosofis “Sapa Salah Seleh” yang berarti siapa yang salah akan ketahuan. Konsep Pengembangan Kebun Raya Gunung Tidar Konsep pengembangan kawasan ini adalah Kebun Raya. Status Kebun Raya bahkan telah ditetapkan ke dalam keputusan Walikota Magelang Nomor 031/035/112 Tahun 2021 tentang Penetapan Lokasi Kebun Raya Daerah, dimana fungsi utama kawasan adalah untuk: - Konservasi, yaitu melestarikan keanekaragaman jenis tumbuhan di luar habitatnya (ex situ) dan melakukan kajian potensi untuk pemanfaatan yang berkelanjutan. - Pendidikan dan Penelitian, yaitu melaksanakan dan memfasilitasi berbagai kegiatan pendidikan dan penelitian di bidang botani, konservasi, budidaya dan pengembangan potensi pendayagunaan tumbuhan. - Wisata, yaitu menyediakan sarana wisata yang nyaman, sehat dan bernilai ilmiah. - Jasa lingkungan, yaitu memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekitar kawasan yang meliputi aspek tata air, keanekaragaman hayati, penyerapan karbon dan keindahan lanskap. Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Adapun rencana proyek pengembangan yang dapat dikerjasamakan di kawasan ini adalah terkait pembangunan dan pengelolaan tempat pariwisata, sebagai berikut: 1. Area Food Court dan Tempat Parkir. 2. Area Ruang Terbuka Hijau, Akses Tangga, dan Gardu Pandang. 3. Area Jogging Track, Café, dan Shelter. Rute-rute wisata pun dapat diciptakan baik di dalam kawasan maupun perpaduan di dalam dan luar kawasan. Rute wisata dapat dibagi dalam berbagai paket wisata alam dengan tema-tema yang berbeda seperti tema budaya, tema keanekaragaman flora, tema konservasi tumbuhan, maupun tema yang memadukan antara tema budaya sekaligus dengan keanekaragaman hayati. Pembangunan dan Pengelolaan Tempat Pariwisata Pembangunan dan pengelolaan tempat pariwisata Kebun Raya Gunung Tidar merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan Kebun Raya Gunung Tidar dengan maksud untuk mewujudkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya konservasi tumbuhan melalui Kebun Raya, serta menjaga kelestarian budaya dalam wisata budaya di Kebun Raya.

Keunggulan & Daya Tarik Strategis

Pemberdayaan Melalui Pembangunan dan Pengelolaan Kebun Raya Gunung Tidar Pembangunan dan pengelolaan Kebun Raya Gunung Tidar diharapkan mampu mengembangkan dan memperkuat budaya lokal, serta mampu meningkatkan ikatan kerukunan dan persaudaraan antar etnis, suku, dan agama. Keterlibatan tokoh masyarakat dan agama dalam kegiatan pembangunan kawasan sangat diperlukan, sehingga ragam aturan, tata tertib, desain koleksi, dan sarana lainnya dalam kebun raya menjadi media strategis untuk menuangkan amanah dalam agama dan norma yang diyakini masyarakat setempat. Manfaat Sosial dan Ekologi Kebun Raya Secara sosial, Kebun Raya dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk mendapatkan pengetahuan dan tempat rekreasi. Keberadaan Kebun Raya akan menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, tempat berdiskusi dan berinteraksi, serta menumbuhkan kesadaran lingkungan yang merupakan bentuk budaya masyarakat yang maju. Secara ekologi, Kebun Raya dijadikan sebagai tempat 1) konservasi sumberdaya alam seperti tanah, air, habitat keanekaragaman spesies tumbuhan dan hewan, dan lain-lain; 2) konservasi energi dan daur ulang baik yang terjadi dari dalam maupun dari luar; dan 3) memberikan jasa lingkungan seperti penadah hujan, penyimpan air, sumber oksigen, penyerap asap pencemar karbon, dan pelepas udara bersih serta menjaga keseimbangan iklim mikro. Peran Edukasi dan Ekonomi Kebun Raya Dalam dunia pendidikan, keberadaan Kebun Raya dapat dijadikan sebagai wahana edukasi, media pembelajaran, dan penelitian flora fauna, sehingga menggugah dan mendorong kemampuan generasi muda untuk mencintai kekayaan alam dan lingkungannya. Konsep-konsep edukasi yang berwawasan lingkungan dan kearifan lokal budaya Jawa di Kota Magelang dapat diimplementasikan di Kebun Raya, sehingga nilai-nilai budaya tersebut dapat terjaga dan dilestarikan. Secara ekonomi, Kebun Raya yang dikelola dengan profesional akan menjadi sumber penghidupan, lapangan pekerjaan, juga kesempatan berusaha bagi sebagian masyarakat di sekitar kebun raya. Berbagai komoditas baik barang dan jasa yang dihasilkan untuk mendukung keberadaan Kebun Raya antara lain adalah penyediaan makanan dan minuman, souvenir/cindera mata, penjualan bibit tanaman, jasa pemanduan, jasa penataan taman, dan sebagainya

Peluang Pasar & Sasaran Konsumen

Membangun Kebun Raya Gunung Tidar: Menghadirkan Keunikan Baru di Jawa Tengah Sampai saat ini, Jawa Tengah belum memiliki Kebun Raya. Namun, dengan rencana pembangunan dan pengelolaan Kebun Raya Gunung Tidar, Kota Magelang akan memiliki kebun raya pertamanya. Lokasi kebun raya yang terletak di pusat kota akan memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Pengembangan berbagai taman tematik seperti taman bunga, taman budaya, rumah kaca anggrek, taman obat, taman buah, dan taman survival yang direncanakan dalam pembangunan kebun raya, akan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung Kebun Raya Gunung Tidar. Tak hanya itu, Kebun Raya Gunung Tidar juga memiliki potensi wisata religi yang sangat tinggi. Wilayah Gunung Tidar memiliki beberapa lokasi wisata ziarah yang sudah sangat terkenal. Aspek budaya dan religi ini menjadi daya tarik dan keunggulan mutlak Gunung Tidar sebagai tempat wisata religi yang banyak dikunjungi wisatawan maupun peziarah. Bahkan angka kunjungan wisata di Gunung Tidar tetap relatif stabil meskipun sempat ditutup pada masa Pandemi.

Spesifikasi Teknis

Sektor Usaha
Infrastruktur
Status Kesiapan
Ditawarkan
Luas Lahan
20 ha
Status Tanah
Pemerintah Kota Magelang
Titik Koordinat
-7.4945790, 110.2178840
Fasilitasi Investasi

Tertarik Berinvestasi?

Dapatkan audiensi teknis langsung, fasilitasi insentif daerah, serta kemudahan proses perizinan bersama DPMPTSP Kota Magelang.

Unduh Dokumen Prospektus (PDF) Konsultasi Investasi via WhatsApp

Peluang Investasi Lainnya

Kawasan Sport Center Sanden Infrastruktur

Kawasan Sport Center Sanden

USD 4,3 Juta